Alasan Penting Mengapa Perusahaan Perlu Manajemen Kinerja

Prosedur dalam manajemen kinerja dilaksanakan secara jujur untuk melakukan pembatasan dampak kerugian pada individu. Proses manajemen kinerja dilaksanakan secara transparan utamanya pada orang yang terpengaruh oleh keputusan yang timbul dan orang yang memperoleh kesempatan melalui dasar dibuatnya suatu keputusan. Manajemen kinerja berawal dari perencanaan tentang bagaimana merencanakan tujuan yang diinginkan di masa yang akan datang dan merancang seluruh sumber daya dan juga aktivitas yang diperlukan untuk meraih tujuan. Membuat semua orang memperoleh informasi yang dibutuhkannya demi pencapaian tujuan perusahaan. Seseorang yang memiliki integritas pribadi akan tampil penuh percaya diri, anggun, tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang sifatnya hanya untuk kesenangan sesaat. Siswa yang memiliki integritas lebih berhasil ketika menjadi seorang pemimpin, baik pemimpin formal maupun pemimpin nonformal.

Behaviour-based standards mempunyai banyak aspek, bisa dari segi hukum, etika, normatif, atau teknis. Kriteria ini dibuat berdasarkan perilaku-perilaku yang diharapkan sesuai dengan aspek-aspek tersebut. Organisasi yang berada pada lingkungan yang cepat berubah mungkin justru lebih baik menggunakan kriteria yang kurang sistematis untuk cepat menyesuaikan diri dan begitu juga sebaliknya.

Cobalah untuk menyisihkan waktu untuk mendengarkan segala pendapat dari karyawan tanpa terkecuali, hal ini dapat membuat anda menjadi pemimpin yang bijaksana dan berwibawa. Di sini, mereka yang berprestasi rendah mendapatkan kenaikan bayaran yang relatif tinggi dan promosi dari atasan yang lunak, sementara manajer yang keras kurang menghargai para karyawan yang lebih berprestasi. Hal ini akan memiliki pengaruh merugikan pada semangat kerja dan motivasi orang-orang berprestasi terbaik. Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan mungkin gagal memberikan pelatihan untuk penilai yang cukup, atau perusahaan-perusahaan tersebut mungkin menggunakan kriteria penilaian yang terlalu subjektif dan tidak memiliki keterkaitan dengan pekerjaan. Standard-standar mencerminkan output regular dari seorang karyawan rata-rata yang bekerja dengan kecepatan regular. Perusahan-perusahan bisa menerapkan commonplace kerja untuk hampir semua jenis pekerjaan., namun pekerjaan-pekerjaan produksi umumnya mendapat perhatian lebih besar.

Memperhatikan kinerja pribadi

Untuk melakukan hal ini, Anda sebelumnya harus mengumpulkan semua bukti dan fakta sebelum berbicara dengan karyawan, untuk menegaskan alasan Anda beranggapan bahwa mereka memiliki kinerja yang buruk. Penilai akan lebih mudah mengobservasi indikator perilaku yang pertama, karena menggambarkan perilaku yang lebih spesifik dan terukur. Konsep produktivitas tidak hanya mengukur tingkat efisiensi, tetapi juga efektivitas pelayanan. Produktivitas pada umumnya dipahami sebagai rasio antara enter dengan output. Apel memiliki kurang dari 200 kalori dengan kandungan protein dan serat yang tinggi, sehingga dapat membantu tubuh anda untuk menahan nafsu makan dan juga mampu mengatur kadar gula darah agar tetap stabil dan siap membuat anda bertenaga. Diet sehat tidak hanya membuat berat badan ideal tetapi juga memiliki tubuh yang sehat.

Secara teoritis, para pemikir perbankan syariah (Al-Zuhaily, 2003; Chapra, 2004; dan Asutay, 2012) mendukung penuh keterlibatan bank syariah dalam kegiatan sosial. Salah satu alasannya, bank syariah didirikan karena praktik financial institution konvensional yang dianggap kurang memberikan keadilan dan cenderung berfokus pada pengusaha atau perusahaan besar. Hanya sedikit di antara pemikir perbankan syariah kontemporer yang berpihak kepada Friedman.