3 Peran Leader Dalam Meningkatkan Jenjang Karir Karyawan

Tetapi masukan dari tim, karyawan atau staf Anda sendiri sangat berharga dalam mengevaluasi efektivitas kepemimpinan Anda. Berbicara dengan rekan kerja dan teman sebaya dapat memberi perspektif lain maupun baru yang diperlukan atas gaya dan pendekatan kepemimpinan Anda. Selain memberikan feedback yang konstruktif dan ulasan kinerja, pantau juga prestasi karyawan. Jika seorang anggota tim melakukan sesuatu yang hebat, jangan lupa untuk mengapresiasi mereka.

Kecerdasan merupakan level utama yang menentukan seberapa baik langkah yang diambil oleh seorang pemimpin jika dihadapkan oleh suatu masalah kelompok. Pemimpin ideal adalah pemimpin yang cerdas dalam membawa diri yang didukung dengan keunggulan berfikir dan peka terhadap hal-hal sekitar. Dalam menjalankan tugasnya, seorang pemimpin yang ideal akan mampu berfikir luwes dan memiliki ide-ide segar untuk keberlangsungan kepentingan kelompoknya. Seorang pemimpin adalah individu dengan jiwa yang terlatih dan mampu melatih individu-individu lain untuk mewujudkan visi yang bersifat seragam. Seorang pemimpin diharuskan mampu melibatkan diri dalam unsur keberagaman sifat anggota yang menjadi tanggung jawabnya. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa misi kelompoknya ke arah yang baik dan tetap teguh merangkul semua anggota kelompok.

Mempimpin sebuah kelompok

Di dalam setiap organisasi, peran utama dari seorang manajer di setiap perusahaan adalah untuk memimpin, mengatur segala rencana dengan benar, mendukung dan mendorong karyawan untuk mau bekerja sama mencapai tujuan perusahaan. Pemimpin atau para pemimpin yang memiliki kewenangan dan memikul tanggung jawab mengelola kegiatan-kegiatan untuk mewujudkan ‘tujuan organisasi, selalu memerlukan bantuan atau kerjasama orang lain khususnya anggota organisasi di lingkungannya. Efektivitas pencapaian tujuan organisasi itu sangat tergantung pada kualitas bantuan atau kerjasama yang diciptakan dan dikembangkan pemimpin, baik yang dilakukan dengan cara perseorangan maupun kelompok di dalam atau di luar unit yang terdapat di dalam organisasi. Oleh karena itulah membahas topik-topik berkenaan dengan kegiatan pemimpin yang disebut kepemimpinan tidak dapat lepas dari perilaku kerjasama orang yang dipimpin sebagai anggota organisasi.

Dengan memiliki kemampuan yang melebihi pengikut-pengikut, mereka akan lebih menganggap serius perintah yang Anda buat. Karena itu, menjalin kerja sama semacam ini akan membantu untuk menjadikan Anda pemimpin hebat sekaligus amanah. Kalau berbicara soal kerja kelompok, umumnya Anda akan berpikir tentang kerja kelompok yang baik. Namun, “baik” saja belum cukup spesifik untuk menjadikan seseorang pemimpin yang baik dan amanah. Seringkali, kita membaca kalau hubungan pemimpin dan pengikut yang ideal adalah seperti saudara. Namun sepengamatan saya, itu hanya berlaku untuk para pengikut yang hidup di generasi Y atau Z.

Mengikutsertakan/Mendukung (Participating/Supporting) yaitu jika pemimpin memberikan fasilitas dan mendukung usaha bawahan kearah penyelesaian tugas dan membagi tanggung jawab untuk membuat keputusan dengan mereka. Rapat berjalan tepat waktu, pekerjaan dikumpulkan tepat waktu, janji dipegang teguh, sehingga hasil kerja dapat terpenuhi sesuai komitmen. Relasi antara manusia yang saling berintegritas adalah relasi yang tidak melelahkan, karena ada rasa saling percaya. Kunci memimpin orang lain adalah selain mempunyai tiga kecerdasan di atas, tentunya ikhlas dan kita harus memposisikan diri kita sebagai teladan sebelum menyuruh orang lain, serta menjadi pelayan bagi masyarakat. Posisi kita lebih banyak berbuat, berkorban waktu,tenaga,materi dan pikiran dengan ikhlas, maka inilah”konsep kepemimpinan dengan hati” yang sebenarnya, bukan minta diladeni atau diposisikan sebagai seorang raja atau penguasa. Banyak kita lihat di masyarakat, kejatuhan seorang pemimpin justru dari prilakunya sendiri yang tidak terkendali, baik melakukan pelanggaran hukum ataupun rusaknya moral dan etika pemimpin tersebut.